Pemkab Serang Genjot Pembangunan di Kopo: Perbaiki Infrastruktur, Pendidikan, hingga Ekonomi Warga
Pemkab Serang Genjot Pembangunan di Kopo: Perbaiki Infrastruktur, Pendidikan, hingga Ekonomi Warga
Desa Kopo ditetapkan sebagai desa perwakilan untuk mengikuti lomba tingkat provinsi sebagai desa percontohan. Desa ini unggul dalam pelayanan digital kepada warganya dan telah meraih berbagai prestasi. Selain itu, usaha pembudidayaan ikan nila merah di desa ini juga berkembang pesat dan berhasil, didukung anggaran pada tahun 2024 hingga 2025.
SERANG – Pemerintah Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang, Banten, terus menggalakkan berbagai program kerja yang menjadi prioritas Bupati Ratu Rachmatuzakiyah, sekaligus mendukung kebijakan pemerintah pusat. Seluruh program tersebut ditujukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperbaiki fasilitas dasar, serta menyejahterakan masyarakat setempat.
Camat Kopo, Muhammad Imanudin Mufti, S.Pd.I., MM, menyatakan bahwa perhatian utama difokuskan pada peningkatan kenyamanan warga. Hal ini terlihat dari perbaikan infrastruktur jalan guna melancarkan arus lalu lintas, serta pembenahan sejumlah fasilitas pendidikan agar proses belajar mengajar berjalan lebih baik.
Perkembangan Koperasi Merah Putih
Salah satu program unggulan yang terus dikembangkan adalah pendirian Koperasi Merah Putih Desa. Wilayah ini terdiri dari 10 desa, yang merupakan hasil pemekaran wilayah. Hingga saat ini, pembangunan koperasi menunjukkan kemajuan yang cukup signifikan.
“Sebanyak 4 desa telah menyelesaikan pembangunan 100 persen. Tiga desa lainnya sedang dalam tahap persiapan penggunaan, sedangkan sisanya masih dalam proses pencarian lahan yang sesuai,” ungkapnya.
Selain pembangunan fisik, pemerintah kecamatan juga mendekati masyarakat melalui kegiatan keagamaan. Pengajian rutin yang melibatkan Majelis Ulama Indonesia (MUI), MWCNU, dan Forum Pondok Pesantren diselenggarakan secara harian maupun bulanan di setiap desa.
Di sisi lain, program Indonesia Asri dijalankan secara konsisten. Setiap hari Selasa dan Jumat, seluruh staf kecamatan secara rutin melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan. Hal ini bertujuan menciptakan kantor pemerintahan yang bersih dan mendorong seluruh desa di wilayah ini terbebas dari sampah.
Desa Kopo ditetapkan sebagai desa perwakilan untuk mengikuti lomba tingkat provinsi sebagai desa percontohan. Desa ini unggul dalam pelayanan digital kepada warganya dan telah meraih berbagai prestasi. Selain itu, usaha pembudidayaan ikan nila merah di desa ini juga berkembang pesat dan berhasil, didukung anggaran pada tahun 2024 hingga 2025.
Sementara itu, program ketahanan pangan juga berjalan dengan baik di seluruh desa. Melalui dukungan program dari Kepolisian Republik Indonesia, masyarakat diajak membudidayakan tanaman pangan seperti jagung, ketimun, dan kacang panjang.
“Di Desa Garut, lahan seluas 2 hektar yang ditanami ketimun dan kacang panjang sudah berjalan baik. Ke depannya akan ditambah 3 hektar lagi, sehingga total menjadi 5 hektar untuk memenuhi kebutuhan pasar,” jelas Camat Imanudin.
Dengan berjalannya berbagai program tersebut, diharapkan Kecamatan Kopo terus berkembang dan memberikan masa depan yang lebih baik bagi seluruh warganya.
(Surya)
Posting Komentar